Langsung ke konten utama
LandCraftLandCraft

Tips · 1 Juli 2026

5 Kesalahan Umum Landing Page UMKM yang Bikin Calon Pembeli Kabur

Kalau landing page Anda ramai dikunjungi tapi yang checkout atau menghubungi tetap sedikit, masalahnya biasanya bukan produknya kurang bagus — tapi calon pembeli kehilangan kepercayaan di tengah jalan akibat kesalahan-kesalahan kecil yang sebenarnya gampang diperbaiki. Berikut 5 yang paling sering terjadi, dan cara membenahinya.

1. Terlalu Banyak Tombol dengan Tujuan Berbeda

Tombol "Beli Sekarang", "Konsultasi Gratis", "Lihat Katalog", dan "Follow Instagram" yang muncul bersamaan bikin calon pembeli bingung harus klik yang mana. Fokuskan ke 1 tindakan utama per halaman — kalaupun ada tombol sekunder, buat jelas mana yang prioritas lewat ukuran dan warna.

2. Testimoni Tanpa Detail

Testimoni tanpa detail (nama depan doang, tanpa foto atau konteks perawatan/pembelian apa) justru terasa kurang meyakinkan dibanding tanpa testimoni sama sekali — karena terkesan dibuat-buat. Testimoni yang efektif biasanya menyebutkan produk/layanan spesifik yang dibeli, bukan pujian generik.

3. Gambar Produk Resolusi Rendah

Gambar buram atau resolusi rendah bikin halaman terlihat kurang profesional walau copywriting-nya bagus — ini sering jadi alasan calon pembeli langsung menutup halaman tanpa membaca lebih jauh, karena kesan pertama sudah terlanjur kurang meyakinkan.

4. Harga atau Info Penting Disembunyikan

Memaksa calon pembeli menghubungi dulu baru dikasih tahu harga (padahal harganya sendiri tidak sensitif) bikin proses jadi lebih lambat dari yang perlu. Kalau harga memang perlu konsultasi dulu, setidaknya tampilkan kisarannya — jangan dikosongkan sama sekali.

5. Tidak Ada FAQ untuk Keraguan yang Sering Muncul

Tanpa FAQ, pertanyaan dasar yang sama akan terus berulang lewat chat WhatsApp — padahal kalau dijawab duluan di halaman, calon pembeli yang sampai ke tombol kontak biasanya sudah lebih siap membeli, bukan masih tahap bertanya-tanya dasar.

Cek Contoh Landing Page yang Sudah Menghindari Kesalahan Ini

Lihat 24 situs contoh dari berbagai kategori bisnis.

Lihat Semua Contoh →

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah landing page tanpa testimoni lebih baik daripada testimoni palsu?

Ya — testimoni yang terkesan dibuat-buat (tanpa detail, tanpa konteks) justru menurunkan kepercayaan. Kalau belum punya testimoni asli, lebih baik fokus ke deskripsi produk yang jujur dan detail dulu.

Berapa banyak tombol aksi (CTA) yang ideal dalam 1 landing page?

Idealnya 1 tindakan utama yang diulang secara konsisten di beberapa titik halaman, bukan banyak tombol dengan tujuan berbeda-beda dalam 1 halaman yang sama.

Apakah FAQ harus panjang untuk efektif?

Tidak — 3-5 pertanyaan yang benar-benar sering ditanyakan calon pembeli biasanya lebih efektif dibanding FAQ panjang yang menjawab pertanyaan yang jarang muncul.